Profil Pasangan Sandi – Anies, Cagub Cawagub Partai Gerindra dan PKS

pilkada jakarta 2017, sandiaga uno, anies baswedan

jakartapintar.com – Pada Pilkada DKI 2017 mendatang, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih Sandiaga Uno dan Anies Baswedan sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Prabowo Subianto, yang mengumumkan pencalonan ini mengatakan bahwa proses pemilihan ini sudah berjalan lebih dari delapan bulan.

Dalam konferensi pers di kediaman Prabowo Subianto di Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (23/09/2016), Prabowo mengungkapkan, “Kami dari Partai Gerindra dan PKS dalam rangka menjalankan fungsi kami sebagai pembawa aspirasi dalam sebuah negara berdemokrasi adalah untuk membawa aspirasi rakyat”.

Prabowo mengutarakan bahwa Gerindra dan PKS menangkap tuntutan rakyat, menangkap harapan rakyat, menangkap permintaan rakyat untuk sebuah perubahan mendasar di DKI. “Terutama yang kami tangkap adalah rakyat DKI bahkan bahkan rakyat Indonesia mengharapkan Gubernur baru di DKI,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengingatkan bahwa pada Pilgub DKI tahun 2012 silam Gerindra mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini maju diusung PDIP, NasDem, Hanura, dan Golkar. “Saya ingatkan bahwa saya dulu mencalonkan Pak Ahok untuk calon wakil gubernur DKI dan sekarang saya mencalonkan, menyimpan harapan rakyat untuk perubahan,” imbuhnya.

Meski Anies Baswedan bukanlah kader Partai, namun Prabowo menilai bahwa keduanya adalah putra terbaik bangsa. “Kami nilai mampu untuk membawa DKI ke arah yang lebih baik, lebih adil, lebih sejahtera, menuju Indonesia Raya yang kita cintai ini,” jelas Prabowo.

Sosok Sandiaga Uno banyak dikenal di berbagai kalangan karena ia menjadi salah satu pengusaha terkaya di Indonesia. Sebelum menjadi pengusaha sukses seperti sekarang, Sandiaga Uno pernah menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Tidak putus asa, Sandiaga Uno berusaha bangkit dan memulai usaha bersama rekannya dengan mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan yaitu PT Saratoga Advisor. Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain. Pada tahun 2009, Sandiaga Uno tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes.

Baca: Kisah Sukses Sandiaga Uno, Pengusaha Kaya yang Mengutamakan Keluarga

Sedangkan Anies Baswedan adalah pendiri gerakan Indonesia Mengajar ini juga berhasil menyandang segudang penghargaan tingkat dunia. Majalah Foreign Policy terbitan Amerika Serikat menyebut nama Anies Baswedan sebagai salah satu dari 100 Tokoh Intelektual Publik Dunia pada 2008 lalu. Setahun berikutnya, giliran lembaga World Economic Forum (WEF) menyebut pakar, pengamat dan peneliti muda kelahiran 1969 ini sebagai satu dari Pemimpin Muda Dunia Global pada 2009.

Baca: Mengenal Sosok Anies Baswedan Lebih Dekat

Visi, Misi, serta Program Kerja Pasangan Sandi – Anies

Juru bicara relawan pasangan Anies-Sandi, Budi Siswanto mengatakan, Anies-Sandi bertekad membangun manusia Jakarta menjadi warga yang berdaya dengan menghadirkan kepemimpinan humanis dan dan mengayomi. Selain itu mengerakkan birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga bahan pokok.

VISI:

Jakarta kota maju dan beradab dengan seluruh warga merasakan keadilan dan kesejahteraan.

MISI:

  • Membangun manusia Jakarta menjadi warga yang berdaya dengan menghadirkan kepemimpinan HUMANIS dan MENGAYOMI, penggerak birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga bahan pokok, membangun sektor kesehatan, pendidikan, kebudayaan serta menyelesaikan masalah-masalah sosial.
  • Membangun lingkungan kota Jakarta secara berkelanjutan dengan perencanaan yang memperhatikan daya dukung lingkungan dan sosial.
  • Membangun kesejahteraan dengan menciptakan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, dan penanggulangan masalah mobilitas warga kota.

Profil Gerindra dan PKS, Pantai Pengusung Sandi – Anies

Partai Gerakan Indonesia Raya atau GERINDRA adalah partai politik yang menjagokan Prabowo Subianto sebagai calon presiden Indonesia pada tahun 2014 lalu . Partai yang digawangi oleh Ir. Suhardi M. Sc ini bermula dari suatu keprihatinan terhadap kemelaratan yang dialami oleh masyarakat Indonesia akibat permainan orang yang tidak memperdulikan kesejahteraan bangsa. Ketika November 2007, Fadli Zon dan pengusaha ternama Hashim Djohadikusumo membahas masalah politik yang menurut mereka mulai menjauhi nilai-nilai demokrasi yang sesungguhnya. Perbincangan mengenai nasib bangsa ini kemudian menjadi gagasan berdiri partai Gerindra yang saat itu baru diwacanakan di kalangan Hashim dan Prabowo. Berdirinya partai ini pun juga mendapat penolakan dari beberapa orang yang tidak ingin terlibat dengan pembuatan parpol baru.

Perdebatan yang cukup panjang dan alot akhirnya menghasilkan manifesto perjuangan demi kesejahteraan rakyat yang memiliki 6 prinsip dasar partai (Prinsip Disiplin, Prinsip Kedaulatan, Prinsip Kemandirian, Prinsip Persamaan Hak, Prinsip Kerjasama dan Gotong Royong dan Prinsip Musyawarah) dan juga 16 pokok-pokok perjuangan partai Gerindra. Selain itu, pada bulan Desember 2007, di sebuah rumah yang menjadi markas IPS (Institute for Policy Studies) di bendungan Hilir, berkumpullah sejumlah nama seperti Adli Zon, hadir pula Ahmad Muzani, M. Asrian Mirza, Amran Nasution, Halida Hatta, Tanya Alwi dan Haris Bobihoe untuk membicarakan masalah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai yang akan dibentuk. Dengan ini, partai Gerindra ingin mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD NKRI tahun 1945.

Namun, perjuangan Fadli yang setelah pertemuan itu sakit dan sempat merasa pesimis bahwa gagasan partai baru ini akan terus berlanjut, akhirnya tidak berakhir tragedi. Pada tanggal 6 Februari 2008, terbentuklah Partai Gerindra. Adanya partai ini diharapkan mampu mengabdi untuk menghadapi masalah sistem politik, perekonomian bangsa dan situasi sulit Indonesia dengan mengeratkan persatuan dan kesatuan bangsa. Pada akhirnya dengan semangat kemandirian, keberanian, dan kemakmuran rakyat, Partai Gerindra memilih nama Gerakan Indonesia merdeka dan kepala Garuda sebagai perwujudan niat dan komitmen mereka terhadap manifesto Gerakan Indonesia Rayanya.

Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera atau yang lebih dikenal dengan PKS merupakan partai politik di Indonesia yang pertama kali dibentuk pada tanggal 20 April 2002 dan bermula dari sebuah gerakan dakwah yang ada di kampus. Gerakan ini dimulai dengan berdirinya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) sejak tahun 1967 yang dipelopori oleh Muhammad Natsir. Pada era Orde Baru tahun 1985, banyak tokoh Islam yang tidak setuju dengan asas Pancasila yang harus diterapkan pada seluruh organisasi massa kala itu. Di saat itulah muncullah Jamaah Tarbiyah yang telah merambah ke kampus-kampus. Selanjutnya didirikanlah Lembaga Dakwah Kampus yang dibentuk olah para anggota dari Jamaah Tarbitah. Organisasi inilah kemudian membentuk unit-unit kegiatan mahasiswa. Selanjutnya pada tahun 1986 terbentuklah Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) seiring dengan anggapan bahwa Lembaga Dakwah Kampus terkait dengan kelompok Islam radikal seperti Darul Islam.

Kemudian saat mengadakan pertemuan FSLDK yang diselenggarakan di Malang pada tahun 1998, tercetuslah sebuah deklarasi yang kemudian disebut sebagai deklarasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Organisasi ini muncul dengan mengusung melawan reformasi dan rezim Soeharto yang dipimpin oleh Fahri Hamzah. KAMMI kemudian berubah menjadi sebuah partai Islam sejalan dengan lengsernya kekuasaan Soeharto pada 21 Mei 1998. Para tokoh KAMMI pun mulai mendirikan sebuah partai yang bernama Partai Keadilan (PK). Kendati lahirnya PK erat kaitannya dengan KAMMI, namun keduanya tidak memiliki hubungan secara formal. Partai Keadilan kemudian secara resmi dideklarasikan pada tanggal 20 Juli 1998 di  Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Pendeklarasian ini bersamaan dengan pengangkatan Nurmahmudi Ismail sebagai presiden PK yang pertama.

PKS juga berkembang dengan menaungi beberapa organisasi seperti Garda Keadilan, Gema Keadilan, Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI), Yayasan Pemuda dan Pelajar Asia Pasifik (YPPAP), Gugus Tugas Dakwah Sekolah (GTDS) serta beberapa kelompok publik yang bergabung secara formal maupun tidak formal seperti  Serikat Pekerja Keadilan (SPK)[12] Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI),[12] Central for Indonesian Reform (CIR), Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM), Institute for Economics Studies (INFES), Institute of Students and Youth for Democracy (INSYD) dan Yayasan Pengembangan Sumber Daya Pemuda (CYFIS).

Dalam sistem perekrutan kader, PKS menerapkan dua pola utama yakni pola rekrutmen individual (al-da’wah al-fardhiyyah) serta pinstitusional (al-da’wah al’amma). Untuk pola pertama, calon kader akan didekati secara personal dan kemudian diajak berpartisipasi dalam berbagai forum yang diadakan PKS seperti usrah (keluarga), halaqah (kelompok studi), liqa (pertemuan mingguan), rihlah (rekreasi), mukhayyam (perkemahan), daurah (pelatihan intelektual) dan nadwah (seminar). Pola perekrutan seperti ini biasanya dilakukan oleh gerakan Islam yang ada di Mesir. Kemudian dalam pola kedua, PKS akan bergabung dengan beberapa organisasi untuk menarik para calon kader untuk bergabung dengan partai. Sebagai anggota PKS diwajibkan untuk mengucapkan baiat secara lengkap dengan membaca dua kalimat syahadat.

 

(Ratih Pratisti)

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Comments

comments

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti83 Posts

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password