Profil Nur Mahmudi Sang Walikota Depok

jakartapintar.com – Apakah Anda warga kota Depok? Nama Nur Mahmudi Ismail tentu tak asing di telinga masyarakat, terutama warga Depok. Saat ini ia menjabat sebagai walikota Depok untuk yang kedua kalinya, yaitu pada periode 2010-2015.

Nur Mahmudi adalah pria kelahiran Kediri, 11 November 1961. Ayah tiga orang anak ini awalnya adalah seorang pengajar dan ilmuwan dalam bidang pangan. Ia memulai karir politik atas dukungan teman-temannya dengan ditunjuk sebagai Presiden oleh jajaran pengurus Partai Keadilan pada tahun 1999. Parta Keadilan yang berkedudukan sebagai partai baru dituntut untuk mampu eksis dalam kancah perpolitikan multipartai di era reformasi. Tugas yang diembannya untuk memajukan partai baru ini ternyata mampu membawa hasil yang signifikan. Kurang dari setahun, Partai Keadilan ini berhasil menghimpun suara rakyat Indonesia sebanyak satu setengah dan menempatkan tujuh orang wakilnya di DPR RI serta sekitar 190 kader terbaiknya berada di DPRD I dan II di seluruh Indonesia.

Karir Nur Mahmudi mulai naik ketika ditunjuk oleh Abdurrahman Wahid atau yang biasa dikenal dengan panggilan Gus Dur sebagai Menteri Kehutanan dan Perkebunan dalam Kabinet Persatuan Nasional pada tahun 2000. Sejak saat itu, jabatan sebagai ketua Partai Keadlian pun dilepaskan oleh Nur Mahmudi. Sayangnya, jabatan sebagai menteri tersebut tidak bertahan lama karena ia dan Gus Dur memiliki pandangan yang berbeda.

Namanya kembali muncul ke publik setelah pada tahun 2005 ia mencalonkan diri sebagai Calon Walikota Depok berpasangan dengan Yuyun Wirasaputra. Di tahun tersebut, nama Nur Mahmudi dan Yuyun sebenarnya telah memenangkan pemilu walikota yang dilaksanakan pada 26 Juni 2005 dengan perolehan suara sebesar 43,9%. Mereka ditetapkan sebagai pemenang oleh KPUD Depok pada 6 Juli 2005. Namun pengesahan kemenangan mereka sempat terganjal setelah lawannya, pasangan Badrul Kamal dan Syihabuddin Achmad mengajukan gugatan terhadap hasil tersebut ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat. Berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi tersebut, pasangan Badrul dan Syihabudin dinyatakan sebagai pemenang pemilu kepala daerah Depok.

Hal serupa juga ditetapkan oleh Mahkamah Agung (MA) ketika Nur Mahmudi dan Yuyun mengajukan naik banding. Dengan dibantu KPUD Depok, MA kemudian memutuskan bahwa pemenang pemilu adalah pasangan Nur Mahmudi-Yuyun. Dan hingga saat ini, Nur Mahmudi terpilih kembali menjadi Walikota Depok untuk yang kedua kalinya. Dikabarkan, Nur Mahmudi akan mengikuti pencalonan Pilkada DKI Jakarta melawan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dan beberapa tokoh lainnya.

Berikut biografi Nur Mahmudi Ismail:

Nama Lengap : Nur Mahmudi Ismail
Tempat / Tanggal Lahir : Kediri, 11 November 1961

Riwayat Pendidikan

  • Phd Science Food and Science Technology di Texas A & M University, Amerika Serikat
  • Master Science Food and Science Technology di Texas A & M University, Amerika Serikat
  • Sarjana Teknologi Pertanian di Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat

Riwayat Pekerjaan

  • Walikota Depok (2006 – sekarang)
  • Menteri Kehutanan Republik Indonesia (2000 – 2001)
  • Menteri Kehutanan dan Perkebunan Republik Indonesia (1999 – 2000)
  • Anggota Komisi Fatwa MUI (1997 – 1999)
  • Ketua Komisi VIII DPR RI (1999)

Semoga perjalanan karir dan biografi singkat Nur Mahmudi ini dapat menjadi inspirasi Anda.

 

(Ratih Pratisti)

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Comments

comments

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti84 Posts

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password