Biografi Sjafrie Sjamsoeddin

sjafrie sjamsoeddin, pilkada 2017

jakartapintar.com – Sjafrie Sjamsoeddin adalah Wakil Menteri Pertahanan Indonesia sejak tahun 2010. Pria keelahiran 30 Oktober 1952 ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Indonesia sejak tahun 2005 hingga sekarang. Ketika menjabat sebagai Sekjen Kementerian Pertahanan, Sjafrie mencoba melakukan pembenahan dari dalam, terutama dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Selama ini, sistem yang ada membuat begitu banyak pihak dan kepentingan-kepentingan bebas bermain di dalamnya, termasuk berbagai pihak yang ikut menikmati keuntungan dari pengadaan alutsista bagi Tentara Nasional Indonesia tersebut.

Pada bulan Maret 2011, dua surat kabar di Australia, The Age dan Sydney Morning Herald, melaporkan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan mantan Presiden SBY berdasarkan bocoran eksklusif dari Wikileaks. Kedua harian Australia tersebut melansir berita mengenai masuknya Sjafrie dalam “daftar hitam” pemberian Visa oleh Amerika Serikat karena dugaan keterlibatannya dalam kejahatan perang di Timor Leste yang terjadi pada tahun 1991 dan 1999.

Namun Kedutaan Besar AS masih mendesak agar ia diberikan ijin masuk sebagai penasihat utama Presiden Indonesia yang diyakini perjalanan Sjafrie ke Amerika Serikat akan memperkuat hubungan AS dengan Indonesia. Menurut data dari Wikileaks tersebut, ia juga dianggap bertanggung jawab atas merebaknya kekerasan oleh tentara Indonesia di Dili setelah referendum kemerdekaan pada 30 Agustus 1999.

Baik The Age maupun Sydney Morning Herald menyebut Sjafrie telah mengeluarkan pernyataan pada Kedubes AS untuk membantah tuduhan tersebut. Ia juga mengklaim bahwa dirinya telah dinyatakan bersih oleh Komnas HAM Indonesia terkait tuduhan keterlibatannya dalam kasus kekerasan di  Dilli pada September 1999. Ia dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan massal di Santa Cruz yang merenggut nyawa lebih dari 250 demonstran  pro-kemerdekaan pada 12 November 1991. Ia juga dianggap bertanggung jawab atas merebaknya kekerasan oleh tentara Indonesia di Dili setelah referendum kemerdekaan pada 30 Agustus 1999.

Kedua harian tersebut menulis Sjafrie telah mengeluarkan pernyataan pada Kedubes AS untuk membantah tuduhan tersebut. Ia juga mengklaim bahwa dirinya telah dinyatakan bersih oleh Komnas HAM Indonesia terkait tuduhan keterlibatannya dalam kasus kekerasan di  Dilli pada September 1999.

Berikut biografi singkat Sjafrie Sjamsoeddin:

Nama Lengkap : Sjafrie Sjamsoeddin
Tempat/ Tanggal Lahir : Makassar, Sulawesi Selatan/ Kamis, 30 Oktober 1952

Riwayat Pendidikan

  • Akabri Bagian Darat 1974
  • Para Komando
  • Susjurpa Jump Master, Borne, Path Finder, Free Fall, Suslapa Inf di USA
    Seskoad
  • Terrorism in Low Intensity Conflict
  • Lemhanas (2000)
  • Institut Manajemen Bisnis Indonesia
Riwayat Pekerjaan
  • Komandan Nanggala X Timor Timur (1976)
  • Komandan Nanggala XXI Aceh (1977)
  • Komandan Tim maleo Irja (1987)
  • Satgas Kopassus Timor Timur (1990)
  • Kasgartap-1 Ibukota (1996)
  • Kasdam Jaya (1996)
  • Pangdam Jaya (1997)
  • Staf Ahli Polkam Panglima TNI (1998)
  • Koorsahli Panglima TNI (2001)
  • Kapuspen TNI (2002-2005)
  • Sekjen Kementerian Pertahanan RI (2005-sekarang)
  • Wakil Menteri Pertahanan (2010-sekarang)
Penghargaan
  • Satya Lencana Seroja
  • Wira karya
  • Kesetiaan VIII, XVI, XXIV Th.
  • Raksaka
  • Dharma Pala
  • Eka Paksi Nararya III
  • Bintang Yudha Dharma Nararya

 

(Ratih Pratisti)

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Comments

comments

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti83 Posts

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password