Ahok Tak Tahu Soal Sunny Janjikan Sesuatu Pada Sanusi

Ahok Tak Tahu Soal Sunny Janjikan Sesuatu Pada Sanusi

jakartapintar.com – Salah seorang penegak hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyebutkan bahwa Sunny Tanuwidjaja serta Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menjanjikan sesuatu kepada Suguanto Kusuma yang sering dipanggil Aguan selaku bos PT Agung Sedayu Grup.

Hal yang dijanjikan tersebut belum diketahui secara pasti, akan tetapi sesuatu yang disebutkan tersebut berhubungan dengan proyek reklamasi di Teluk Jakarta yang juga melibatkan perusahaan milik Aguan. Masalah tersebut ditanggapi secara khusus oleh Basuki alias Ahok, bahwa ia sama sekali tidak tahu-menahu. Akan tetapi, Ahok menjelaskan bahwa dia tidak akan bisa dipengaruhi oleh siapapun, bahkan oleh Sunny.

“Saya enggak tahu. Akan tetapi, yang penting sekarang gini, bisa enggak sih orang-orang pengaruhin saya? Kan enggak,” kata Ahok di Balai Kota, Kamis (21/4/2016). Mengenai beberapa pemberitaan di suatu majalah ternama, penegak hukum KPK tersebut juga menjelaskan bahwa Sunny sempat menghubungi Mohamad Sanusi selaku Ketua Komisi D DPRD DKI.

Mereka membahasa dua rancangan peraturan daerah yang terkait proyek reklamasi di Teluk Jakarta yang kini tengah dibahas oleh DPRD. Sunny juga dikabarkan menjanjikan bahwa Ahok menyetujui draf usulan DPRD yang meminta bahwa kontribusi tambahan dimasukkan dalam pergub bukan dalam perda. Akan tetapi, sikap DPRD berubah lagi. Di dalam draf tersebut juga menjelaskan bahwa pengembang proyek reklamasi dikenakan minimal 5 persen dari nilai jual obyek pajak atau NJOP terjual.

Ahok juga meyakinkan bahwa ia tidak mungkin untuk menyetujui usulan tersebut karena tidak ada satupun draf milik Pemprov DKI yang mencantumkannya. Ahok kemudian menyinggung kembali masalah draf usulan DPRD yang pernah ia kembalikan ke Ketua Badan Legislasi Daerah atau Balegda.

“Jadi, logikanya itu gimana? Saya sebenarnya juga mau nanya, saya bisa ngetik sendiri enggak perda itu? Yang ngusulin siapa? Kan ada sekda, deputi, kepala Bappeda, mana mungkin saya yang bikin.” Kata Ahok. “Terus, kalau saya udah tulis ‘gila, ini bisa pidana‘, itu saya tulis sendiri, lho. Masa, saya juga harus tulis menyetujui 5 persen,” tambah Ahok.

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kini telah menetapkan Sanusi sebagai tersangka setelah tertangkap basah menerima suap dari Ariesman Widjajaj selaku Presiden Direktur PT Agung Podomoro. Selain itu, KPK juga mencegah Sunny dan Aguan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

(Nani Maryani)

Nani Maryani

Nani Maryani

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

More Posts - Website

Follow Me:
Facebook

Comments

comments

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password