Tuesday, 23 October 2018

Strategi Tekan Polusi Udara Jakarta ala Ahok, Efektifkah?

jakartapintar.com – Semakin meningkatnya kadar polusi Jakarta tentu membuat lingkungan Jakarta terkesan panas dan berdebu. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah guna mengatasi polusi udara di Jakarta. Begitu pula dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  atau yang kerap dipanggil Ahok ini. Strategi untuk menekan polusi udara Jakarta juga muncul darinya.

Dalam upayanya meningkatkan kualitas udara di Ibu Kota, Ahok telah merancang beberapa strategi untuk menekan polusi udara. Pada hari Minggu (27/09/2015) di Lapangan Monumen Nasional, Ahok mengaku telah menyiapkan strategi tersebut. Menurutnya, bus-bus yang asapnya hitam kelak dilarang melintas lagi di jalanan Jakarta jika bus Transjakarta sudah banyak dan terintegrasi.

Ahok menuturkan, cara yang ia tempuh untuk mendesak peremajaan armada bus ialah pemberlakuan aturan tarif rupiah per kilometer. Selain menekan peluang bus menunggu penumpang di tengah jalan, sistem tarif itu bisa memberi keuntungan pada pemilik armada. Sistem ini dibuat untuk memastikan bus datang tepat waktu.

Strategi lain yang telah dirancang Ahok yaitu menyiapkan rencana pelebaran jalur pejalan kaki di sepanjang Jalan Sudirman. Pembenahan itu disertai dengan penambahan jalur sepeda. Ahok menjelaskan bahwa nantinya motor juga akan dilarang melewati jalur lambat Jalan Sudirman.

Agar masyarakat Jakarta tertarik berjalan kaki di Jalan Sudirman, Ahok meminta gedung perkantoran membuka pagar sekaligus membuka restoran di lantai dasar gedung. Demi menambah suasana makin semarak, pemilik gedung bisa memasang layar raksasa di dinding luar gedung.

 

(Ratih Pratisti)

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *