Monday, 20 August 2018

Jasa Marga Antisipasi Macet Dengan Cara Ini

jakartapintar.com – PT Jasa Marga Tbk mengaku salah dan kurang teliti saat memprediksi kepadatan arus lalu lintas pada puncak arus liburan Rabu (23/12/2015) lalu. Hal tersebut menyebabkan perusahaan dengan plat merah tidak bisa mengantisipasi laju bertambahnya frekuensi kendaraan yang lewat.

Awalanya, Jasa Marga memperkirakan bahwa frekuensi kendaraan yang keluar dari pintu tol Cikampek hanya sekitar 86.000 unit sehingga frekuensi kendaraan meningkat 14 persen dari rata-rata harian yang sebanyak 76.000 mobil. Tetapi, pada hari ketika puncak mudik kemarin, volume yang melewati pintu keluar tol tersebut mencapai 105.000 kendaraan.

Corporate Secretary Jasa Marga, Mohammad Sofyan menjelaskan bahwa tingginya frekuensi kendaraan tersebut sudah mendekati volume arus mudik saat musim lebaran yang mencapai 115.000 mobil yang keluar dari tol Cikampek. “Kami akan hadapi arus balik liburan natal dan tahun baru ini seperti antisipasi arus mudik Lebaran,” ujar dia.

Pada hari sabtu (26/12/2015) kemarin, aparat kepolisian seperti Polda Metro Jaya, Dishub DKI Jakarta dll serta pihak Jasa Marga melakukan koordinasi untuk menghadapi arus balik. “Puncak arus balik menurut Jasa Marga akan terjadi pada tanggal 2 hingga 3 Januari depan, sehingga pada waktu itu kami akan melakukan persiapan seperti saat mudik Lebaran,” jelas Sofyan.

Untuk memantau setiap jalan, pihak Jasa Marga akan melakukan pengaturan khusus pada puncak arus balik terutama didaerah yang rawan kemacetan seperti di kilometer 66 tol Cikampek, Tol Jakarta-Tangerang, dan jalan-jalan tol yang lain.

Kemudian, akan ada pengaturan kepadatan kendaraan di kawasan rest area, jika sudah penuh maka akan diberlakukan strategi buka tutup untuk menghindari adanya penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan di jalan utama.

Selain itu, penerapan centra flow dan menggiring kendaraan saat melewati jalan tol untuk menuju pintu keluar juga merupakan salah satu antisipasi untuk mengatur kemacetan. Dan yang terakhir adalah Jasa Marga juga akan menyiapkan petugas yang membantu pembersihan dan perawatan pada pintu-pintu tol pembayaran. (Nani Maryani)

Comments

comments

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *