Saturday, 23 June 2018

Masinton (Anggota DPR) Dilaporkan ke Bareskrim Atas Kasus Penganiayaan

jakartapintar.com – Masinton Pasaribu selaku Anggota Komisi III DPR kabarnya dilaporkan ke Bareskim Polri akibat tuduhan melakukan penganiayaan. Kasus tersebut dilaporkan oleh Dita Aditya yang bekerja sebagai tenaga Ahli Masinton.

“Masinton dilaporkan akibat pasal 351 tentang penganiayan, dan kini telah mendapat Nomor LP polisi,” ujar Wibi Andrino selaku anggota Badan Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Nasional Demokrasi, Sabtu (30/1/2016) kemarin.

“Dita Aditya itu seorang anak yang baik, kerja dengan benar dan tidak macam-macam sama Masinton, dia (Dita) memang kader Nasdem tapi kerja sama Masinton secara profesional,” ujar Wibi ketika mendampingi Dita melapor ke polisi.

Wibi kemudian menceritakan kepada publik bagaimana reka peristiwa yang terjadi pada (29/1/2016) lalu. Waktu itu, Masinton menjemput Dita dari sebuah restoran di daerah bilangan Jakarta Pusat sekitar pukul 23.00 WIB malam.

“Di tengah perjalanan, mungkin Dita sebagai TA-nya Masinton kok nongkrong-nongkrong sama orang NasDem, jangan-jangan nanti ada sesuatu hal yang dibahas-bahas rahasia dapur kan. Dita bilang enggak ada, enggak ada ngomong apa-apa kok. Mereka cek cok di perjalanan, ya melayanglah itu tangan,” jelasnya.

Wibi mengatakan bahwa Ia mendampingi Dita untuk melapor ke Bareskrim sebagai anggota Badan Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Nasdem. “Kasus ini sudah diambil tindakan yang serius oleh Pak Viktor Laiskodat selaku Ketua Fraksi Nasdem. Pak Viktor itu kan Korwil DKI Jakarta juga, dan dia ini kan pengurus DKI, masak dipukul-pukul kayak samsak,” tambahnya.

Dari pihak Wibi terutama Dita ingin Masinton mendapatkan ganjaran hukuman sesuai pasal 351 tentang penganiayan, dan tidak dibiarkan begitu saja. Walaupun anggota DPR, tapi perlakuan terhadap hukum harus sama. (Nani Maryani)

Comments

comments

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *