Thursday, 26 April 2018

13 Lokasi di Jakarta Ini Memiliki Harga Tanah Termahal

jakartapintar.com – Tentu telah kita ketahui bahwa hidup di Jakarta tidaklah mudah. Tidak hanya biaya hidup, namun ternyata harga tanah di Jakarta juga tidaklah semurah yang dibayangkan. Bahkan di beberapa lokasi ada yang memiliki harga hingga 200 juta rupiah per meter persegi. Dimanakah lokasi tanah dengan harga termahal di Jakarta? Dikutip dari Arsito Bangun Selaras, inilah 13 lokasi di Jakarta yang memiliki harga tanah termahal per 2016.

Dalam lima tahun terakhir ini harga tanah di Jakarta melonjak berkisar 80-100%. Bahkan di beberapa lokasi strategis, rentang harga tanah berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 200 juta per meter persegi (m2). Meningkatnya harga tanah ini dipicu oleh beberapa aspek, salah satunya yaitu aksi spekulasi. Dengan naiknya harga tanah, tentu saja pengembangan properti menjadi kesulitan. Tak hanya itu, konsumen juga semakin selektif dalam mengonsumsi produk properti yang ditawarkan para pengembang.

“Jika dibandingkan dengan lima tahun lalu harga tanah telah meningkat 80-100%,” ujar Torushon Simanungkalit, seorang analis properti Arsito Bangun Selaras baru-baru ini. Torushon mencontohkan, harga tanah pada tahun 2011 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru mencapai Rp 40 juta/m2. Sedangkan di Pondok Indah berkisar Rp 25-35 juta/m2. Sementara tanah komersial seperti Jl. Sudirman berkisar Rp 40-50 juta/m2 dan di Jl. Thamrin berkisar Rp 50-70 juta/m2.

Namun kini harga tanah di Jl. Thamrin telah mencapai Rp 150 juta/m2, di Jl Jenderal Sudirman berkisar Rp 100-130 juta/m2.  Tanah yang berlokasi di Menteng juga harganya mencapai Rp 80 juta/m2 dan di Pondok Indah mencapai berkisar Rp 30-70 juta/m2. Untuk lokasi strategis lainnya, yaitu di Jl Gatot Subroto berkisar Rp 40-90 juta/m2. Kemudian tanah di Jl HR Rasuna Said dan Mega Kuningan berkisar Rp 40-80 juta/m2. Torushon pun melanjutkan penjelasannya bahwa harga tanah di Jl S Parman dan Jl MT haryono Rp 20-50 juta/m2. Di lain sisi, tanah di Jl. Pemuda dan Jl Salemba memiliki harga berkisar Rp15-30 juta per/m2 dan kawasan Jl. Simatupang mencapai Rp 15-45 juta/m2. Di kawasan Jakarta Utara, tepatnya di Kelapa Gading, harga lahannya kini berkisar Rp 20-35 juta/ m2.

Torushon menuturkan bahwa tumbuhnya center growth business dan perkantoran serta perdagangan di sekitar lokasi tersebut menjadi faktor utama meningkatnya harga tanah di kawasan perumahan itu. “Harga tanah termahal di Sudirman CBD, Jakarta yang mencapai Rp 200 juta/m2,” ungkap Torushon.

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi dalam rentang 2010-2014 yang mencapai diatas 5,5% dan meningkatnya capital inflow telah membuat peningkatan permintaan ruang. Hal ini berlaku baik untuk perkantoran, hotel, maupun apartemen. “Hal ini melentingkan harga tanah di Jakarta dan juga meningkatnya kalangan segmen menengah atas,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu, tanah dengan lokasi strategis di Jakarta masih berkisar Rp 15 – 30 juta per meter persegi. Jika tanah diukur dengan harga yang terendah, yakni Rp 15 juta per meter persegi, maka harga tanah di kawasan Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat melonjak hingga 900% dalam rentang sepuluh tahun. Menakjubkan bukan harga tanah di Jakarta saat ini?

(Ratih Pratisti)

Comments

comments

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *