Monday, 22 October 2018

Pertamina Perkirakan Harga Naik Karna BBM Bakal Kena Cukai

jakartapintar.com – Melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pemerintah berencana untuk mengenakan cukai terhadap Bahan Bakar Minyak. PT Pertamina memastikan bahwa BBM akan menjadi lebih mahal akibat adanya cukai.

“(Cukai BBM) pasti menambah harga,” kata Ahmad Bambang selaku Direktur Pemasaran Pertamina, usai melakukan disuksi di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Selasa (29/3/2016) kemarin. Bambang juga memperkirakan bahwa kenaikan harga BBM setelah dikenakan cukai akan membuat masyarakat beralih kepada energi baru terbarukan atau EBT. Sehingga konsumsi BBM oleh masyarakat bisa ditekan.

“Menurut perkiraan saya hal itu untuk mendorong EBT seperti di luar negeri. Jika EBT tidak kena tax dan BBM kena tax karena menimbulkan polusi, perbedaan harga menjadi tinggi, sehingga akan mendorong orang menggunakan EBT,” jelasnya.

Cukai BBM depercaya mampu mendorong pengembangan EBT di dalam negeri karena harga EBT lebih terjangkau bagi masyarakat. “Memang bisa, pengenaan environment tax itu untuk mendorong masyarakat berpindah ke energi baru dan terbarukan, karena EBT tidak terkena tax,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, pengenaan cukai pada BBM merupakan kebijakan yang memang sudah diterapkan di berbagai negara untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap minyak hasil bumi. Indonesia sendiri memungkinkan kebijakan tersebut juga dilakukan di Indonesia. “Ada dasar hukum yang memungkinkan kebijakan tersebut dilakukan di Indonesia, yakni UU Lingkungan Hidup. BBM di negara-negara maju kena environment tax, di kita belum seperti itu,” imbuhnya.

Pemerintah kini juga membidik tambahan penerimaan dari pengenaan cukai untuk Bahan Bakar Minyak. Kini rencana tersebut sedang dikaji oleh Badan Kebijakan Fiskal atau BKF dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementrian Keuangan.

Goro Ekanto selaku Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara BKF Kementerian Keuangan menerapkan kebijakan tersebut untuk menekan perilaku masyarakat dalam konsumsi BBM. Pengenaan cukai pada BBM ini diharapkan untuk konsumsi yang produktif misalnya untuk angkutan umum yang mampu mengangkut orang banyak, bukan oleh perorangan yang menggunakannya untuk kendaraan pribadi yang hanya untuk beberapa orang saja.

“Jangan karena harga BBM turun jadi orang seenaknya bisa beli BBM. Seharusnya kita juga harus bijaksana dalam beli BBM, jangan cuma dipakai untuk mutar-mutar tidak jelas, tapi digunakan untuk tujuan produktif. Produktif itu artinya, kalau kita naik kendaraan umum maka BBM digunakan untuk kegiatan produktif karena bisa bermanfaat untuk lebih banyak orang,” tambah Goro.

(Nani Maryani)

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *