Monday, 20 August 2018

Ingin Tau Apa Saja Tips Agar Cepat Dapat Tiket KA Untuk Mudik ?

jakartapintar.com – Menjelang bulan ramadhan, tiket kereta api untuk mudik ke beberapa daerah sudah terjual habis. Apabila Anda tidak kebagian tiket kereta api untuk mudik maka Anda harus segera mencari alternatif transportasi lainnya. Akan tetapi jika Anda sangat ingin untuk menggunakan kereta api sebagai transportasi mudik maka tak ada salahnya jika Anda mengikuti saran dari Bambang S Prayitno selaku Senior Manager Humas PT.KAI Daop 1 Jakarta.

Ticketing sistem kita sistemnya online hal tersebut artinya ada yang terjual ada juga yang melakukan pembatalan. Pasti ada yang membatalkan, dan secara sistem akan terjual kembali. Memang harus rajin buka online ticketing kereta api,” tegasnya.

Menurut bambang, jika saat ini belum semua tiket kereta api terjual habis. Tiket kereta api dengan tujuan Bandung dengan Argo Parayangan, ke Tegal dengan Tegal Bahari, dan ke Cirebon dengan Cirebon Ekspres masih tersedia.

“Hanya yang mendekati hari H tiket itu sudah banyak yang terjual habis. Untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur rata-rata 100 persen tiket sudah terjual. Tetapi ada yang terjual, ada yang membatalkan, dan muncul kembali,” kata Bambang.

Selain itu, berikut merupakan beberapa tips untuk berburu tiket mudik secara cepat menggunakan online.

1. Pada pukul 03.00-06.00 akses situs KAI sepi pengunjung. Perlu dicatat bahwa pada pukul 00.00 trafik atau kunjungan situs KAI justru sedang padat-padatnya.
2. Cobalah untuk membeli tiket kereta api eksekutif karena tiket kereta api yang paling cepat habis terjual adalah tiket ekonomi.
3. Membeli tiket kereta secara estafet, misalkan jika tiket dari Jakarta menuju Surabaya sudah habis maka Anda bisa membeli tiket dari Jakarta-Cirebon kemudian dari Cirebon ke Surabaya.
4. Cobalah membeli tiket melalkui contact center 121. Selain melalui online, PT KAI juga menjual tiket melalui contact center yang jauh lebih sepi dibanding dengan online.

(Nani Maryani)

Comments

comments

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *